WahanaNews-Kaltara | Bisa hasilkan listrik hingga 1.375 MW, Pemprov Kaltara mengusulkan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Mentarang di Malinau dapat menjadi proyek strategis nasional (PSN).
PLTA Mentarang yang diprakarsai oleh PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) - sebuah perusahaan joint venture antara Sarawak Energy Group dan KPP Group itu direncanakan mampu menghasilkan listrik hingga ribuan Megawatt.
Baca Juga:
Kisah Petugas PLN Siaga Layani Masyarakat di Posko Mudik BUMN
Kabid Perencanaan Promosi dan Kerja Sama Penanaman Modal DPMPTSP Kaltara, Hasan Basri, mengatakan usulan PLTA Kayan menjadi PSN didasarkan pada sejumlah faktor.
Diantaranya, rencana PLTA Mentarang sebagai penunjang kebutuhan energi di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi.
"Kita sudah usulkan termasuk yang KHN kita usulkan ke pusat," kata Hasan Basri, Senin (16/5/2022).
Baca Juga:
Tanpa Kedip, PLN Berhasil Amankan Kelistrikan Salat Id Se-Indonesia
"Karena itu potensinya besar, bisa 1.375 MW dan mau digenjot supaya cepat untuk mengalirkan energinya ke KIPI juga," ujarnya.
Tak hanya potensi energi yang besar, usulan PLTA Mentarang sebagai PSN juga didasarkan agar megaproyek di Kaltara itu mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
"Karena memang kita lihat industri strategis, dan kita harap dapat digenjot juga oleh pemerintah pusat," ungkapnya.[ss]