Ia mengatakan, efektivitas pengelolaan posko angkutan lebaran dilakukan pihak pelabuhan bersama elemen terkait memastikan kelancaran arus penumpang dan armada, termasuk penambahan fasilitas dan personel.
Adapun pergerakan penumpang pesawat udara, Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Juwata Tarakan mencatat pada 6 April 2025 menunjukkan pergerakan penumpang dan kargo yang cukup signifikan, mengindikasikan puncak arus balik Lebaran.
Baca Juga:
BLU Trans Semarang Targetkan Pendapatan Rp40,5 Miliar dari Pelayanan Transportasi Umum 2025
Berdasarkan laporan tersebut, tercatat tujuh penerbangan reguler dari berbagai maskapai yang melayani kedatangan dan keberangkatan. Rute Tarakan-Balikpapan dan sebaliknya menjadi yang paling mendominasi dengan tiga maskapai berbeda.
Total penumpang yang tiba di Tarakan mencapai 1.163 orang, dengan rincian 1.063 penumpang dewasa, 70 penumpang anak-anak, dan 30 bayi. Sementara itu, total kargo yang tiba mencapai 11.392 Kg.
Sedangkan jumlah penumpang yang meninggalkan Tarakan tercatat 1.198 orang, terdiri dari 1.135 penumpang dewasa, 47 penumpang anak-anak, dan 16 bayi. Total kargo yang diberangkatkan mencapai 9.731 kg.
Baca Juga:
Universitas Negeri Gorontalo Raih Peringkat 7 IKU Perguruan Tinggi Negeri 2023
Rute Tarakan-Balikpapan dan sebaliknya menjadi jalur udara tersibuk pada hari tersebut, dengan total 658 penumpang tiba dan 679 penumpang berangkat. Maskapai Citilink dan Super Air Jet tampak menjadi pilihan utama para pemudik dan calon pemudik untuk rute ini.
Selain rute regional, penerbangan dari dan menuju kota-kota besar lainnya juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. Rute Surabaya-Tarakan-Surabaya yang dilayani Lion Air mencatatkan 214 penumpang tiba dan 218 penumpang berangkat dengan pesawat berbadan lebar Boeing 737.
Sementara itu, rute Jakarta-Tarakan-Jakarta yang dioperasikan Batik Air membawa 148 penumpang tiba dan 160 penumpang berangkat.