Sementara itu, Slamet Riyadi, salah seorang penerima program LUTD dari Kampung Tumbit Melayu, mengatakan, langkah yang dilakukan oleh PLN sangat membantu dirinya.
Apalagi dirinya hanya tinggal di gubuk sederhana, dan memanfaatkan penerangan dari lampu templok. Tentu kondisi ini sangat berbahaya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
“Iya sangat bersyukur, saya kaget juga ada petugas PLN. Saya pikir, saya tidak akan mampu menyambung listrik.
Tapi mereka ( PLN UP3 Berau, red) mewujudkan mimpi saya,” ungkapnya.
Ia yang tinggal bersama anak dan istrinya hanya mengandalkan hidup dari perkebunan milik warga yang ia rawat.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Tentu pendapatan tidak sebesar yang diharapkan, namun hanya cukup untuk makan saja.
Ia sangat bersyukur, tidak perlu lagi membeli minyak tanah untuk menerangi rumahnya.
“Tinggal ketek saja sudah nyala. Saya senang sekali,” ucapnya.