Salah satu daerah terparah terkena banjir adalah jalan turunan bukit di daerah Salap Malinau.
Puluhan kendaraan tidak bisa melintasi kawasan itu karena cukup dalam sehingga puluhan kendaraan roda dua dan empat tertahan di atas bukit.
Baca Juga:
Kabupaten Nunukan Tuan Rumah Liga 4 Kaltara 2025, Dibuka Gubernur Zainal Arifin
Di kawasan hulu Sungai Sesayap Malinau terdapat juga sungai besar, yakni Sungai Mentarang dan Sungai Sembuak sehingga jika curah dan itensitas hujan tinggi di pedalaman akan memperparah banjir Malinau.
Sungai Kayan meluap
Selain terjadi banjir di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan juga meluap.
Baca Juga:
Mencekam! 9 Pemancing Nunukan Hanyut hingga ke Perairan Malaysia
Sejumlah kawasan yang selama ini dikenal sebagai daerah "langganan banjir" tergenang air antara lain Jalan Padat Karya di Tanjung Palas Hilir, area sekitar Kantor Cabang Pegadaian Tanjung Selor, Kantor Lurah Tanjung Palas Hilir, serta daerah Lebong dan Sabanar Baru.
Di Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, air menggenangi area Sabanar, Buluh Perindu, Jalan Imam Bonjol, Jalan Cik Ditiro, dan Jalan Semangka atau area di belakang Markas Komando Resor Militer Maharajalila.[ss]