Sejarah dan pengalaman hubungan di antara petinggi partai sangat menentukan kesuksesan sebuah partai dapat bersinergi.
Apalagi jika sebelumnya telah terjadi bentukan kepentingan yang mengendap pada pimpinan partai, seperti yang terjadi pada PDIP dan Demokrat, serta Nasdem dan Gerindra.
Baca Juga:
Yusril Usul Penggabungan Partai di Akhir Pemilu, Suara Rakyat Tak Lagi Hangus
"Tidak mudah, karena konteks itu akan mempengaruhi bagaimana koalisi terbentuk nanti," ungkap Saiful.
Faktor berikutnya adalah syarat presidential threshold.
Kemudian faktor keempat, intensitas partai yang mendorong pimpinannya menjadi capres.
Baca Juga:
RUU Pemilu Dibahas, Akademisi Nilai Indonesia Belum Siap E-Voting
Selanjutnya faktor elektabilitas tokoh-tokoh dalam berbagai survei publik nasional.
Saiful menjelaskan, dalam dua tahun terakhir, tiga nama yang mencuat dengan elektabilitas tertinggi adalah Ganjar, Prabowo, dan Anies.
Faktor terakhir adalah peran ormas.