“Kami mengapresiasi, tinggal keterbatasan kami pelabuhan yang harus ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Berau, lanjutnya, berencana melakukan perpanjangan dermaga sekitar 10 meter untuk memudahkan akses kapal yang membawa logistik maupun kebutuhan energi ke wilayah tersebut.
Baca Juga:
Banggar DPR Apresiasi APBN 2025, Pemerintah Diminta Tingkatkan Penerimaan Negara
“Kita harus perpanjang pelabuhan yang ada,” katanya.
Namun demikian, realisasi pembangunan tersebut masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Pemkab Berau juga membuka peluang untuk mengajukan dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Belum bisa dipastikan karena tidak mudah dan harus disesuaikan kemampuan anggaran,” jelasnya.
Baca Juga:
Ketua Komisi II DPR Usul Gaji PPPK di Daerah Fiskal Lemah Ditanggung Bertahap lewat APBN
Ia berharap dukungan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) maupun APBN dapat membantu percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan yang menjadi akses utama kawasan wisata nasional tersebut.
“Kita akan upayakan melalui Bankeu atau APBN agar daerah pariwisata ini terbantu akses masuk untuk kapal,” tandasnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, menjelaskan bahwa Seanergy Fuel Storage merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat akses energi di wilayah kepulauan sekaligus mendorong penggunaan BBM nonsubsidi berkualitas.