“Kami mengapresiasi, tinggal keterbatasan kami pelabuhan yang harus ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Berau, lanjutnya, berencana melakukan perpanjangan dermaga sekitar 10 meter untuk memudahkan akses kapal yang membawa logistik maupun kebutuhan energi ke wilayah tersebut.
Baca Juga:
Luhut Warning APBN Terancam Jebol, Harga Minyak Bisa Tambah Defisit Rp 200 Triliun
“Kita harus perpanjang pelabuhan yang ada,” katanya.
Namun demikian, realisasi pembangunan tersebut masih menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Pemkab Berau juga membuka peluang untuk mengajukan dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
“Belum bisa dipastikan karena tidak mudah dan harus disesuaikan kemampuan anggaran,” jelasnya.
Baca Juga:
Ekonomi Pancasila Jadi Fondasi, Presiden Prabowo Tegaskan Pembangunan untuk Semua
Ia berharap dukungan melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) maupun APBN dapat membantu percepatan pembangunan infrastruktur pelabuhan yang menjadi akses utama kawasan wisata nasional tersebut.
“Kita akan upayakan melalui Bankeu atau APBN agar daerah pariwisata ini terbantu akses masuk untuk kapal,” tandasnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, menjelaskan bahwa Seanergy Fuel Storage merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat akses energi di wilayah kepulauan sekaligus mendorong penggunaan BBM nonsubsidi berkualitas.