Menurutnya, fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan energi sektor pariwisata dan perikanan yang menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat Maratua.
“Program ini diwujudkan melalui penyediaan fasilitas penyimpanan BBM yang aman, praktis, dan sesuai standar operasional,” ujarnya.
Baca Juga:
Luhut Warning APBN Terancam Jebol, Harga Minyak Bisa Tambah Defisit Rp 200 Triliun
Ia menjelaskan, selama ini banyak pelaku usaha dan nelayan menghadapi keterbatasan kapasitas penyimpanan bahan bakar. Melalui Seanergy Fuel Storage, mereka kini memiliki ruang penyimpanan yang lebih memadai sehingga dapat melakukan pembelian BBM dalam jumlah yang lebih terencana.
“Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih baik, kebutuhan operasional dapat terpenuhi secara berkesinambungan,” katanya.
Hermawan menambahkan, fasilitas tersebut tidak hanya meningkatkan aspek keamanan, tetapi juga memberikan efisiensi dalam pengelolaan stok BBM. Pengguna tidak lagi harus melakukan pembelian berulang dalam volume kecil sehingga aktivitas usaha dapat berjalan lebih efektif.
Baca Juga:
Ekonomi Pancasila Jadi Fondasi, Presiden Prabowo Tegaskan Pembangunan untuk Semua
Program Seanergy Fuel Storage juga melengkapi ekosistem energi yang telah dibangun Pertamina di Maratua melalui berbagai fasilitas penyaluran resmi bagi masyarakat pesisir dan nelayan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperkuat sektor pariwisata dan perikanan yang menjadi andalan Pulau Maratua.
Dengan mengusung konsep Energy Ready, Business Steady, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan energi yang aman, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di wilayah kepulauan terdepan Indonesia.
[Redaktur: Patria Simorangkir]